Monday, February 13, 2006

MAJA'AH AS-SADUSI:
Prajurit All-Round
Ikhwan/akhwat fiLlah, saya ingin mengajak anda berta'arufdengan: Maja'ah As-Sadusi. Mungkin tidak banyak di antara kitayang mengenal atau mendengar nama pahlawan Islam yang satu ini.Kepahlawanannya diceritakan secara lengkap oleh Khalid MuhammadKhalid dalam bukunya "Enam Puluh Sahabat RasuluLlah."
Kalau kita boleh terkagum-kagum dengan kehebatan tokoh-tokohfiktif semacam Rambo dan puluhan tokoh khayali lain dariHollywood, maka selayaknya kita akan lebih berdecak kagum denganke"all-round"an tokoh nyata Maja'ah As-Sadusi ini. Selayaknyapula kita mengenalkan pahlawan-pahlawan Islam ini kepadaanak-anak kita dan juga kita sendiri. Sehingga dengan demikiankita dapat memperoleh ibroh dari para sahabat yang mendapatbinaan dan tarbiyah langsung dari RasuluLlah SAW.
Siapakah Maja'ah As-Sadusi? Ia adalah seorang prajurit biasa,tapi lebih dari itu ia adalah seorang prajurit teladan kesayangankhalifah Umar bin Khattab. Maja'ah memang mulai aktif dalamberbagai pertempuran menegakkan al-Haq pada masa akhirkekhalifahan Abu Bakr Ash-Shiddiq. Kesholehan dan keberanianserta kehandalannya, membuat Khalifah Umar bin Khattab selalumempercayainya untuk melakukan tugas-tugas berat dalam setiapekspedisi.
Maja'ah memang seorang prajurit "all-round". Dr. MuhammadKhalid menulis bahwa Maja'ah adalah seorang intel yang mampumenyusup ke dalam benteng pertahanan musuh tanpa dikenaliidentitasnya, dalam hal ini setara dengan Hudzaifah Ibnul Yaman,intel dalam perang Khandak. Disamping itu, ia juga merupakanpenunggang kuda dan pemanah yang ahli yang mampu mememanah suatusasaran dari jarak jauh dengan tepat, sambil memacu kuda dengankecepatan tinggi, dalam hal ini setara dengan sahabat RasuluLlahyang lebih senior yaitu: Al-Barra ibnul Malik.
Tidak itu saja, Maja'ah pun seorang prajurit yang ahlimemainkan pedang dan mampu melakukan duel simultan hinggamembunuh 200 tentara musuh dalam sebuah pertempuran. Dalam halini setara dengan SyaifuLlah: Khalid bin Walid. Dan keahliannyayang lain - ini yang tidak tertandingi oleh sahabat lain - adalahdalam hal menyelam. Ia adalah seorang penyelam ulung di dalamarus air yang kuat tanpa menggunakan peralatan selam. Maja'ah lahyang pertama kali membentuk "pasukan katak" dalam sejarah Islam,yaitu saat melakukan serangan ke benteng terakhir imperiumPersia: Tustar.
Wassalamu'alaikum

No comments: